Danau kubangkangkung, lain dulu lain sekarang

Wiskel – Danau alami ini dahulu kerap dianggap sebagai tempat yang keramat dan angker. Meskipun terletak di tepi jalan antara Jeruklegi Kawunganten, danau ini tetap terkesan menakutkan dan tetap membuat enggan mampir orang yang lewat.


Mungkin karena letaknya yang berada di tengah komplek hutan industri milik PTPN, apalagi rerumputan dan semak belukar di tepian danau juga dibiarkan liar dan meninggi. Hingga menjadikan danau ini menjadi terlihat kurang terawat dan menakutkan.

Bunga teratai membuat semakin cantik danau ini

Tetapi gambaran tersebut adalah cerita dahulu. Lain dahulu, lain sekarang. Melihat dari minat berwisata masyarakat yang kian hari kian meningkat, akhirnya dirubahlah danau yang dahulu mangkrak liar ini menjadi sebuah tempat tujuan wisata murah bagi wisatawan terdekat maupun dari luar daerah.

Dari becak air, tempat duduk-duduk santai, wahana bermain anak, spot selfie dan tempat-tempat makan, kini semuanya biasa kita temui di danau Kubangkangkung. Selain wahana-wahana tersebut, wisatawan juga akan dimanjakan dengan rindangnya pepohonan yang mencirikan sebuah wana wisata.

Becak air, berjajar menunggu wisatawan

Semula pada awal pemugaran danau Kubangkangkung memang sempat muncul kesan pesimis dan khawatir dari pendapat warga sekitar. Sebagian pendapat warga memang beranggapan bahwa obyek wisata tersebut akan angker dan berbahaya, apalagi wahana airnya.

Tetapi pendapat tersebut hingga hari ini tidak terbukti dan danau Kubangkangkung justru bisa berubah, dari yang dahulu terkesan kurang terawat dan angker, kini menjadi lebih fun dan kekinian.
(ar/wk/clp)

Tinggalkan Balasan

*